Nama Pengguna
Kata Sandi

Pedoman Kerjasama Pendidikan Audit Internal dengan Perguruan Tinggi

By Admin, Posted in Tidak-Ada-Kategori, 20 March 2013

 

1. Pendahuluan

 Tujuan Program Kerjasama Pendidikan Audit Internal (KPAI) merupakan wujud komitmen dari Dewan Sertifikasi Qualified Internal Auditor (DSQIA) dalam meningkatkan dan mengembangkan pendidikan audit internal pada universitas dan pendidikan tinggi lainnya. Audit Internal memberikan sumbangan yang penting bagi proses pengendalian (intern) pada organisasi yang dikelola dengan baik. Oleh karenanya pendidikan audit internal sudah waktunya menjadi bagian dari setiap kurikulum pendidikan yang terkait dengan pembelajaran manajemen bisnis maupun administrasi publik.

Selama ini pendidikan audit internal biasanya hanya diperoleh melalui program training in-house di tempat kerja atau melalui workshop, seminar terbatas, yang diberikan oleh organisasi profesi. Dalam perkembangannya, pendidikan audit internal sudah menjadi disiplin tersendiri yang harus disampaikan secara berkesinambungan. Beberapa perguruan tinggi sudah mulai menunjukkan minatnya untuk menawarkan pendidikan audit internal secara terprogram, baik sebagai suatu konsentrasi tersendiri maupun sebagai mata kuliah pada prodi yang terkait dengan akuntansi, keuangan, atau manajemen. 

KPAI Sehubungan dengan uraian di atas, Dewan Sertifikasi Qualified Internal Auditor (DSQIA) dengan ini mengundang pihak perguruan tinggi terpilih untuk membentuk suatu program yang disebut ‘Kerjasama Pendidikan  Audit Internal’, dengan singkatan KPAI.

Kerjasama Pendidikan Audit Internal (KPAI) dilakukan oleh fakultas atau program studi (prodi) dalam sebuah universitas (perguruan tinggi) yang menawarkan program S1 Akuntansi, Manajemen, atau Studi Pembangunan, yang telah dilengkapi dengan berbagai disiplin yang berhubungan dengan audit internal. Disiplin audit internal yang ditawarkan harus mencakup prinsip dan praktik audit internal.  

Sumber daya dan kemampuan Fakultas atau prodi yang mengikuti program KPAI wajib memiliki sumber daya dan kemampuan untuk mendukung tujuan program ini. Fakultas atau prodi ini bekerjasama dengan DSQIA untuk mengembangkan dan meningkatkan kurikulum audit internal yang bermanfaat. Kerjasama ini juga menekankan bahwa pendidikan audit internal pantas mendapatkan komitmen sumber daya yang diperlukan. 

Dalam kaitan ini DSQIA dapat membantu fakultas atau prodi dalam mengembangkan sumber daya manusia dan informasi lainnya yang berkaitan dengan audit internal. 

Logo dan sertifikat Fakultas atau prodi penyelenggara KPAI dapat menggunakan frasa ‘Kerjasama Pendidikan Audit Internal – DSQIA’ dalam kop surat, publikasi yang terkait dengan KPAI, dan dalam publikasi lain dalam upaya mendapatkan calon mahasiswa.

Dewan Sertifikasi Qualified Internal Auditor (DSQIA) memberikan Sertifikat Dasar dan Sertifikat Lanjutan Program Qualified Internal Auditor bagi mahasiswa yang berhasil memenuhi syarat-syarat kelulusan yang ditetapkan.  Pelaksanaan pendidikan yang berkaitan dengan program KPAI ini dilakukan oleh perguruan tinggi bagi para mahasiswanya, dan DSQIA mengujinya. 

 

2. Manfaat KPAI

Pengakuan dan pengalaman praktis Secara nasional KPAI akan membantu mengembangkan kurikulum pendidikan audit internal. Perguruan tinggi yang mengikuti program KPAI akan mendapatkan pengakuan yang lebih baik dari kalangan bisnis, akademik, masyarakat, maupun pemerintah. Pengakuan atas program ini bahwa pesertanya adalah perguruan tinggi yang menjadi leader dalam pendidikan akuntansi dan auditing. Pengakuan ini juga akan mendorong perkembangan riset dan pembiayaannya serta meningkatkan peluang untuk pengembangan diri atau bekerja bagi para alumninya.

Penyelenggara KPAI akan mendapat peluang yang lebih besar untuk mengikuti program pengembangan profesi dan mendapatkan kesempatan untuk memperoleh pengalaman praktis dari pendidikan yang dikembangkannya.

 

3. Kriteria Pemberian Status

Kriteria pokok dan tambahan Untuk menunjang keberhasilan program KPAI, DSQIA telah mengembangkan kriteria pemberian status KPAI. Kriteria ini digolongkan dua kategori : 1. Kriteria pokok (essential, wajib dipenuhi) dan, 2. Kriteria tambahan (preferensial, lebih baik lagi).

Pengembangan kriteria mempertimbangkan perlunya standar yang seragam untuk menjaga kualitas dan kelangsungan program, di sisi lain, kriteria ini juga dibuat cukup fleksibel sehingga dapat disesuaikan dengan variasi-variasi lingkungan yang ada.

 

Kriteria Pokok

Program audit internal dan pernyataan Fakultas yang berminat wajib memiliki atau merencanakan membuat program yang terkait dengan audit internal. Program audit yang sudah ada dapat berupa konsentrasi audit internal, adanya mata kuliah dan atau seminar audit internal, atau adanya topik dalam mata kuliah yang berkaitan dengan audit internal. Program ini wajib dijelaskan dalam suatu proposal yang dilampiri dengan pernyataan dari pimpinan dan staf pengajar untuk mendukung program tersebut

Minat dan komitmen staf fakultas Penyelenggara KPAI wajib mempunyai sekurang-kurangnya 3 (tiga) orang staf (minimum S2) yang memiliki minat dan komitmen yang kuat untuk mengembangkan dan menjaga program audit internal. Wujud minat dari staf ini dapat ditunjukkan dalam bentuk keanggotaan di organisasi profesi audit internal (IIA, FKSPI, PAII, atau organisasi yang sejenis), dan bersertifikat profesi di bidang audit misalnya QIA, CIA, CISA, CFE, CPA dan yang setara.

Kelangsungan KPAI akan lebih besar jika terdapat lebih banyak staf pengajar dan jajaran manajemen yang memiliki minat tersebut. Minat staf tersebut harus didokumentasikan dalam proposal dengan melampirkan ringkasan pengalaman audit yang dimiliki, sertifikat profesi yang diperoleh, maupun keanggotaan dalam organisasi profesi audit intenal.

Jumlah mahasiswa Untuk menjamin kecukupan jumlah siswa yang mengambil konsentrasi mata kuliah yang terkait dengan audit internal, maka calon penyelenggara KPAI harus memiliki minimal 500 mahasiswa pada prodi yang relevan (akuntansi, manajemen, keuangan, komputer, dan yang sejenis).

Dukungan fakultas, universitas, atau yayasan Penyelenggara KPAI harus memperoleh dukungan yang cukup dari fakultas, universitas, atau yayasan. Dukungan ini terutama berupa kecukupan jumlah staf, kecukupan sumber daya untuk mengembangkan buku-buku perpustakaan, dan biaya-biaya mengikuti pertemuan, konferensi profesi audit internal (nasional dan internasional), maupun program pengembangan profesi lainnya.

Akreditasi Penyelenggara KPAI wajib telah memiliki program (prodi) yang terkait dengan administrasi bisnis maupun publik yang memiliki kualitas dan reputasi yang tinggi. Kualitas ini biasanya dibuktikan dengan akreditasi dari Departemen Pendidikan Nasional. DSQIA menetapkan akreditasi A sebagai syarat mengikuti program KPAI. 

Semangat kerjasama Penyelenggara KPAI harus mengembangkan semangat kerjasama. Penyelenggara harus mau menerima masukan dari DSQIA, organisasi profesi auditor internal, maupun perguruan tinggi lain yang memiliki program yang sejenis.

Penyelenggara KPAI harus mau membagi pengalamannya sehingga pihak-pihak lain dapat memanfaatkannya. Penyelenggara harus mendukung program profesi auditor internal, dan mendorong mahasiswanya untuk mengikuti sertifikasi QIA, CIA, CISA, CMA, CFE, CPA, maupun yang sejenis.

 

Kriteria Tambahan

Dukungan sektor swasta dan pemerintah Program KPAI perlu mendapat dukungan dari masyarakat. Penyelenggara KPAI disarankan mengupayakan dukungan dan bantuan dari sektor swasta maupun pemerintah. Sebagaimana disebutkan di muka, dukungan ini antara lain diperlukan untuk biaya riset, pengadaan literatur, dan pengiriman staf maupun siswa pada pertemuan dan konferensi audit internal. 

Penyelenggara dianjurkan untuk membentuk dewan penasehat yang terdiri dari perwakilan sektor swasta dan pemerintah yang mendukung program  tersebut

Program magang Proposal pengajuan KPAI perlu merencanakan program magang, besarnya peluang magang bagi mahasiswanya, dan usaha untuk memperluas peluang tersebut. Penyelenggara dapat bekerja sama dengan berbagai organisasi lainnya untuk menemukan tempat magang.

 

4. Proses persetujuan proposal KPAI

Penyampaian proposal Calon penyelenggara KPAI harus menyusun proposal yang menjelaskan pemenuhan kriteria seleksi tersebut di muka. Penyelenggara dapat menambahkan informasi lain yang relevan, yang mungkin dapat membantu evaluasi DSQIA. Proposal tersebut disampaikan kepada :

Program KPAI – Dewan Sertifikasi QIA

Graha Permata Pancoran Blok B5-B6

Jl. Raya Pasar Minggu Kav. 32, Pancoran

Jakarta 12780

 

Endorsement dan monitoring. DSQIA akan melakukan review terhadap proposal tersebut dan mengadakan rapat anggota untuk memutuskan apakah program tersebut dapat di-endorse atau tidak. 

Setelah penyelenggara memperoleh endorsement, DSQIA atau tim yang ditunjuk akan mengawasi pelaksanaan program dan memonitor perkembangannya. Penyelenggara KPAI wajib memberikan laporan tahunan dan wajib mengajukan perpanjangan endorsement program setelah perjanjian dengan DSQIA habis masa berlakunya.

 

5. Perjanjian Kerjasama, Nota Kesepahaman, dan Lain-lain

Program Kerjasama Pendidikan Audit Intern (KPAI) antara Perguruan Tinggi dengan DS-QIA dituangkan dalam suatu Perjanjian Kerjasama, dan Nota Kesepahaman dalam kurun waktu tertentu, dan dapat diperpanjang kembali sesuai kebutuhan.

Dewan Sertifikas Qualified Internal Auditor © 2013 - Redesign by student@kwu.com